Laman

The Beauty Of Orchid

Anggrek atau Orchidaceae termasuk dalam keluarga tanaman bunga-bungaan. Anggrek terdapat pada hutan yang gelap, di lereng yang terbuka, pada batu karang yang terjal.

The Family Love

Wahai orang orang yang beriman jaga diri dan keluarga kalian dari neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan. (TQS.At-Tahrim:6).

The Close Friend's

Siapa pun tidak akan merasakan manisnya iman, hingga ia mencintai seseorang tidak karena yang lain kecuali karena Allah semata (HR.Bukhari).

The Exotic Grasses

"Dan Allah-lah yang menumbuhkan rumput rumputan (TQS.Al-A'la:4).

The Natural Universal

“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan” (An Nisaa’: 14).

Minggu, 10 Juni 2012

Mengenal Biologi Sebagai Ilmu


Pepatah bijak mengatakan, "Jika kalian (manusia) mampu
menembus penjuru langit dan bumi maka tembuslah,
kalian (manusia) takkan bisa menembusnya kecuali
dengan ilmu".
Mengenal Biologi
Sebagai Ilmu
B a b 1
Biologi Kelas X untuk Siswa SMA - MA

Mengenal Biologi Sebagai Ilmu
Manusia dengan akalnya telah menunjukkan kelebihannya
dibandingkan dengan makhluk lainnya, yaitu ia mampu belajar dan
mengembangkan berbagai ilmu pengetahuan. Sebagai seorang calon
ilmuwan tentu kamu dapat membayangkan bagaimana kondisi
orangtuamu ketika masih kecil. Bukan dari fisik mereka, tetapi ilmu
dan teknologi yang pernah digunakan di masa mereka. Apalagi jika
membayangkan kondisi bagaimana kehidupan manusia purba! Ini
membuktikan bahwa manusia dengan akalnya telah berhasil
mengangkat peradabannya dari zaman ke zaman berkat
pengetahuan yang ditemukan dan dikembangkan itu.
Berbagai disiplin ilmu pengetahuan telah berkembang dan
memberikan sumbangan terhadap peningkatan kualitas hidup bagi
manusia. Demikian juga dengan biologi, sebagai salah satu cabang
ilmu pengetahuan alam yang mengkaji tentang segala sesuatu yang
berkaitan dengan makhluk hidup dan kehidupannya. Melalui biologi,
manusia belajar memahami dan mengenali dirinya, agar menyadari
diciptakan sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna. Dalam
bab ini kamu akan mengetahui lebih jauh, apa sajakah objek yang
dikaji dalam biologi? Bagaimana biologi dikembangkan? Apa manfaat
dan bahayanya?
Ilmu pengetahuan lahir dari suatu rangkaian aktivitas akal
manusia yang disusun secara sistematis. Semua yang dinamakan
ilmu pengetahuan selalu memiliki syarat-syarat atau ciri-ciri tertentu.
Sifat dan ciri ilmu tersebut adalah memiliki objek, menggunakan
metode, sistematis, universal, objektif, analitis, dan verifikatif.
Berikut ini identifikasi dari sifat dan ciri dari ilmu pengetahuan
atau ilmu yang dihasilkan oleh manusia.
1. Memiliki objek
Setiap ilmu umumnya membatasi diri pada segi kajian
tertentu. Misalnya matematika mengkaji pada objek angkaangka,
fisika pada objek benda-benda fisik, kimia berupa
zat-zat penyusun dan reaksi yang terjadi, dan biologi
memfokuskan pada objek makhluk hidup yang ada maupun
yang pernah ada di dunia ini.
Mengapa setiap ilmu membatasi diri pada objek kajian
tertentu? Coba diskusikan !
2. Memiliki metode
Berkembangnya ilmu pengetahuan tidak dapat terjadi
secara kebetulan ataupun asal-asalan, melainkan
mengikuti metode tertentu. Dalam mempelajari obyek
kajian biologi digunakan metode ilmiah untuk menemukan
kebenaran. Metode ini telah dibakukan agar dapat
digunakan dan dilakukan oleh siapa saja. Ilmu yang
dikembangkan dengan menggunakan metode ini
kebenarannya diakui secara ilmiah.
3. Bersifat sistematis
Agar mudah dikaji, ilmu pengetahuan harus tersusun
mulai yang sederhana menuju yang lebih kompleks. Konsep
yang mendasari harus mengandung hubungan sedemikian
rupa yang saling mendukung dan bukan saling bertentangan.
Contohnya, dalam biologi disajikan konsep sel, jaringan
organ, sistem organ dan individu yang menunjukkan adanya
hierarki hubungan yang saling memperkuat objek kajian.
Inilah yang dinamakan tersusun secara sistematis.
4. Universal
Kebenaran yang disajikan dalam ilmu pengetahuan harus berlaku
secara umum. Dalam biologi, hukum-hukum atau kaidah ilmu yang
ada juga berlaku secara umum. Misalnya, kaidah tentang reproduksi
generatif merupakan cara reproduksi organisme yang harus
didahului dengan peleburan dua sel (gamet jantan dan betina). Ini
berlaku pada semua jenis organisme.
5. Objektif
Pernyataan dalam suatu ilmu pengetahuan harus bersifat
jujur, yaitu menggambarkan kondisi apa adanya, mengandung
data atau informasi yang sebenarnya, bebas dari prasangka,
kesenjangan, atau kepentingan pribadi. Bila ilmu tidak bersifat
objektif maka akan sulit berkembang, apalagi untuk
dimanfaatkan bagi kesejahteraan umat manusia.
6. Analitis
Kajian dari sebuah ilmu akan menuju hal-hal yang lebih
khusus seperti bagian, sifat, peranan dan berbagai hubungan.
Untuk memahami hal yang bersifat khusus perlu pengkajian
secara khusus pula, sehingga terdapat antar hubungan bagian
yang dikaji sebagai hasil analisa. Oleh karena itu, sebuah ilmu
akan terbagi menjadi berbagai cabang ilmu dengan kajian yang
lebih khusus. Contohnya biologi mempunyai cabang zoologi,
botani, fisiologi, anatomi, genetika, dan embriologi.
7. Verifikatif
Kebenaran dalam sebuah ilmu bukanlah bersifat mutlak tetapi
bersifat terbuka atau verifikatif yang juga dikenal dengan kebenaran
ilmiah. Artinya, sesuatu yang semula dianggap benar suatu saat
mungkin menjadi salah bila ditemukan bukti-bukti baru yang
menentang kebenaran sebelumnya. Masih ingat dengan teori
Generatio Spontanea yang menyatakan bahwa makhluk hidup
berasal dari benda mati? Louis Pasteur berhasil menemukan bukti
baru melalui percobaannya, sehingga tumbanglah teori tersebut dan
berlakulah teori Biogenesis sampai saat ini.
B. Objek dan Persoalan Biologi

Ruang lingkup biologi yang makin meluas, menuntut para ahli
biologi untuk membuat pengkhususan kajian sesuai pada objeknya
yang lebih mendalam sehingga memberikan manfaat yang semakin
besar bagi kehidupan pada umumnya. Pengkhususan kajian yang
mendalam ini menghasilkan berbagai cabang ilmu biologi yang
semakin hari semakin banyak. Ibarat pohon, biologi merupakan
pohon ilmu yang sangat besar memiliki cabang-cabang ilmu dan
tiap cabang menghasilkan anak cabang ilmu baru yang berkembang
semakin pesat. Beberapa cabang biologi yang tengah berkembang
itu antara lain, seperti pada tabel berikut ini.
Sejak abad 19 permasalahan yang melingkupi kehidupan
manusia semakin kompleks. Hal ini mendorong banyak manusia
tertarik mempelajari objek biologi. Namun objek biologi tidak hanya
berkisar pada manusia saja, melainkan mencakup tentang segala
segi kehidupan makhluk hidup. Apa sajakah yang menjadi objek
biologi? Bagaimanakah cara mengkaji objek tersebut? Pertanyaanpertanyaan
ini sangat penting sebagai jembatan untuk memahami
kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa.
Berikut ini gambaran mengenai ruang lingkup yang dikaji dalam
biologi.
C. Cabang-Cabang Biologi
Berkembangnya suatu ilmu diharapkan memberikan
kontribusi kepada kesejahteraan bagi kehidupan. Dengan
berkembangnya berbagai cabang biologi akan semakin
bertambah besar peluang manfaat yang disumbangkan oleh
biologi, antara lain.
1. Memberikan pemahaman lebih mendalam kepada diri
seseorang yang dapat diterapkan sebagai dasar untuk
meningkatkan taraf hidupnya.
2. Memberikan pengetahuan akan berbagai sumber daya
hayati yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan
hidup manusia.
3. Memberikan rangsangan pada manusia untuk
melakukan diversifikasi pemanfaatan sumber daya
hayati sehingga diperoleh sumber baru yang berbeda.
4. Memberikan pengetahuan untuk melakukan
konservasi terhadap sumber daya hayati agar tidak
punah.
Seseorang yang memahami biologi akan bersikap dan
bertindak lain dalam menghadapi permasalahan kehidupan
dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki

sumber : buku biologi kelas X BSE

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More