The Beauty Of Orchid
Anggrek atau Orchidaceae termasuk dalam keluarga tanaman bunga-bungaan. Anggrek terdapat pada hutan yang gelap, di lereng yang terbuka, pada batu karang yang terjal.
The Family Love
Wahai orang orang yang beriman jaga diri dan keluarga kalian dari neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan. (TQS.At-Tahrim:6).
The Close Friend's
Siapa pun tidak akan merasakan manisnya iman, hingga ia mencintai seseorang tidak karena yang lain kecuali karena Allah semata (HR.Bukhari).
The Natural Universal
“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan” (An Nisaa’: 14).
Sabtu, 21 September 2013
Mulai tahun ajaran baru 2013/2014 kurikulum 2013 akan dilaksanakan secara bertahap, menggantikan kurikulum sebelumnya. Perubahan Kurikulum ini sudah merupakan ritual sistem Pendidikan Indonesia. Belum sampai tuntas implementasi kurikulum yang satu, sudah harus diganti dengan kurikulum yang baru. Sebenarnya ini adalah bukti sistem pendidikan produk sistem pemerintahan demokrasi kapitalisme penuh dengan kelemahan. Wakil Presiden Boediono mengakui bahwa kita memang belum punya konsepsi yang jelas mengenai substansi pendidikan yang dapat dijadikan kompas bagi begitu banyak kegiatan dan inisiatif pendidikan di Tanah Air (Kompas, 29 Agustus 2012). Perubahan kurikulum Indonesia sudah mencapai sekitar sembilan kali, yaitu tahun 1947, 1964, 1968, 1973, 1984, 1994, 1997, 1994, 2004, dan tahun 2006 (Kemendikbud, 2012).
Menurut Mendikbud Muhamad Nuh, Penerapan kurikulum 2013 penting dan genting terkait bonus demografi pada 2010-2035. Generasi muda Indonesia perlu disiapkan dalam kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan (Kompas. Com). Mendikbud juga mengatakan pada kurikulum 2013mata pelajaran IPA dan IPS di sekolah dasar (SD) diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran. Pengintegrasian ini dilakukan karena penting, serta menyesuaikan zaman yang terus mengalami perkembangan pesat (www. Kemdikbud.go.id/uji public kurikulum 2013).
Praktisi Pendidikan menyambut Pro dan kontra terhadap pemberlakukan kurikulum 2013 mulai tahun ajar 2013/2014. Pihak yang mendukung kurikulum baru menyatakan: Kurikulum 2013 memadatkan pelajaran sehingga tidak membebani siswa, Pihak yang kontra menyatakan Penerapan Kurikulum 2013 pada Juli atau kapan pun dalam format yang ada tampaknya tidak menimbulkan efek kualitatif yang signifikan bagi kemajuan bangsa .Yang lain menambahkan : “Sikap pemerintah itu terasa berlebihan karena sejatinya pengaruh perubahan Kurikulum 2013 tidaklah sedahsyat yang dibayangkan. Asumsi-asumsi teoritisnya memang muluk, tetapi yang riil berubah dan mudah dilaksanakan hanya pengurangan jumlah mata pelajaran dan penambahan durasi pembelajaran di sekolah (Kompas. Com).
Latar Belakang
Berkaitan dengan pentingnya penerapan kurikulum 2013, berbagai latar belakang yang dikemukakan oleh pemerintah. Antara lain akhlak generasi muda yang semakin brutal: tidak jujur, tidak disiplin, kecenderungan menyelesaikan persoalan dengan kekerasan dan kasus pemaksaan kehendak sering muncul di Indonesia. Disamping isu moral, juga dikemukakan isu ekonomi, yaitu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan ketahanan pangan. Sebenarnya ada yang lebih penting dari semua itu. Hal ini sebagaimana diungkapkan mendikbud yaitu: bonus demografi- jumlah penduduk yang meledak harus bisa terserap pasar. Artinya pendidikan hanya menciptakan buruh-buruh pabrik – pasar tenaga kerja sistem kapitalisme.
Disamping itu memang mutu pendidikan Indonesia masih rendah. Hasil studi PISA (Program for International Student Assessment), yaitu studi yang memfokuskan pada literasi bacaan, matematika, dan IPA, menunjukkan peringkat Indonesia baru bisa menduduki 10 besar terbawah dari 65 negara. Hasil studi TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) menunjukkan siswa Indonesia berada pada ranking amat rendah dalam kemampuan (1) memahami informasi yang komplek, (2) teori, analisis dan pemecahan masalah, (3) pemakaian alat, prosedur dan pemecahan masalah dan (4) melakukan investigasi.
Sebenarnya dengan mengkaji secara mendalam kurikulum 2013, bisa disimpulkan bahwa kurikulum ini tidak akan bisa menyelesaikan masalah. Karena terdapat beberapa hal yang prinsip, justru bermasalah, antara lain: Landasan Kurikulum, Tujuan Pendidikan Dasar (SD/SMP) dan Menengah, serta Struktur Kurikulum Pendidikan Dasar (SD/SMP).
Landasan
Landasan yuridis kurikulum 2013 adalah Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005. Dalam pandangan Islam semua landasan harus bersumber dari akidah Islam, termasuk landasan kurikulum dan tidak boleh bertentangan dengan akidah Islam. Karenanya kurikulum Khilafah berlandaskan pada akidah Islam.
Akidah Islam adalah merupakan asas, sebagai standart seorang muslim dalam bertingkah laku pada seluruh aspek kehidupan. Berdasarkan hal ini maka ilmu pengetahuan yang diberikan kepada anak didik dan yang diperoleh anak didik wajib berlandaskan akidah Islam[1]. Akidah Islam sebagai asas seorang muslim dalam hal keyakinan dan perbuatan untuk menilai apakah sesuatu dapat diambil atau harus ditinggalkan.
Mempelajari akidah dan pengetahuan yang lain yang bertentangan dengan akidah dan pengetahuan Islam diperbolehkan dengan syarat:
* Setelah menyakini akidah Islam dengan keimanan yang kuat dan memahami pengetahuan Islam tentang hal tersebut secara benar.
* Tujuan mempelajari untuk membantahnya dan mengambil sikap syar’i terhadapnya[2]
Dan mereka mempunyai kepribadian Islam yang kuat. sebagai seorang muslim yang taat dan yakin hanya Islam yang diterima di sisi Allah Swt:
“Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (TQS. Ali Imran [3]: 85).
Tujuan Kurikulum
Penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah kurikulum 2013, sebagaimana yang dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur; berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif; sehat, mandiri, dan percaya diri; dan toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab. (Kurikulum 2013, Kompetensi Dasar SD-SMP-SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Hal ini berbeda dengan tujuan pendidikan sekolah (Madrasah Ibtidaiyah, Mutawasithah dan Tsanawiyah atau SD-SMP-SMU) dalam Negara Khilafah adalah:
Pertama, Membentuk Generasi Berkepribadian Islam. Yaitu membentuk pola tingkah laku anak didik yang berdasarkan pada akidah Islam, senantiasa tingkah lakunya mengikuti Al Qur’an. Dan seorang muslim yang berkepribadian Islam tentu akan merasa senantiasa diawasi Allah, sehingga mengharuskan dirinya senantiasa bertingkah laku yang Islami (Syekh Taqiyuddin an Nabhani, Syakhshiyah Islamiyah juz I).
Berkepribadian Islam/bertingkah laku islami merupakan konsekwensi seorang muslim , yakni bahwa seorang muslim dia harus memegang erat identitasnya, jati dirinya sebagai seorang muslim yaitu senantiasa bertingkah laku yang islami dimanapun ,kapanpun dan dalam aspek apapun dia beraktifitas. Identitas itu menjadi kepribadian yang tampak pada pola berpikir dan pola bersikapnya yang didasarkan pada ajaran Islam. Selanjutnya setelah anak didik mempunyai kepribadian Islam, maka harus dipertahankan, tetap istiqomah dan berpegang teguh pada Al Qur’an dan al Hadits.
Penguasaan terhadap Tsaqofah Islam merupakan keniscayaan, karena sebagai pembentuk kepribadian Islam. Selanjutnya pada tingkat perguruan tinggi kompetensi peserta didik dikembangkan sampai derajat Negarawan ,Ulama dan Mujtahid
Kedua, Menguasai Ilmu Kehidupan (Keterampilan dan Pengetahuan). Menguasai Ilmu pengetahuan dan tehnologi untuk mengarungi kehidupan diperlukan, agar dapat berinteraksi dengan lingkungan, menggunakan peralatan, mengembangkan pengetahuan sehingga bisa inovasi dan berbagai bidang terapan yang lain. Ketiga, Mempersiapkananak didik memasuki jenjang sekolah berikutnya. Pada perguruan tinggi ilmu yang didapat tersebut bisa dikembangkan sampai derajat Pakar dan Inovator.
Tentu tujuan kurikulum Khilafah ini berbeda dengan dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam kurikulum 2013 tersebut diatas. Bahkan kalau dilihat dari sudut pandang Islam, bisa bertentangan. Misalnya Islam menetapkan yang berhak membuat hukum/legislasi adalah Allah. Hal ini tentu akan dinilai tidak demokratis atau tidak sesuai dengan tujuan kurikulum 2013.
Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum 2013 untuk SD/MI. Kelompok A (Wajib) : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; Bahasa Indonesia; Matematika; Ilmu Pengetahuan Alam; Ilmu Pengetahuan Sosial. Kelompok B (Wajib) : Seni Budaya dan Prakarya; Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Kurikulum 2013, Kompetensi Dasar SD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).
Struktur Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs. Kelompok A (Wajib): Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; Bahasa Indonesia; Matematika; Ilmu Pengetahuan Alam; Ilmu Pengetahuan Sosial; Bahasa Inggris. Kelompok B(Wajib): Seni Budaya; Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan; Prakarya (Kurikulum 2013, Kompetensi Dasar SMP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Struktur Kurikulum 2013 untuk SMA/MA. Kelompok A (Wajib): Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; Bahasa Indonesia; Matematika; Ilmu Pengetahuan Alam; Ilmu Pengetahuan Sosial; Bahasa Inggris; Sejarah Indonesia. Kelompok B(Wajib): Seni Budaya; Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan; Prakarya dan Kewirausahaan. Kelompok C (Peminatan) Matematika dan Sains: Matematika, Biologi, Fisika,Kimia. Peminatan Sosial Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Ekonomi. Sedangkan Peminatan Bahasa: Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Asing lainnya; Antropologi (Kurikulum 2013, Kompetensi Dasar SD-SMP-SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).
Bandingkan dengan Struktur Kurikulum Khilafah (Abu Yasin, Strategi Pendidikan Daulah Khilafah) adalah sebagai berikut: Struktur Kurikulum Khilafah untuk Jenjang Pertama (setingkat SD). Materi Pokok: Tsaqofah Islam (Akidah Islam, al Qur’an, Tafsir, Hadis, Fikih, Sirah Nabi, Fiqhus Shirah, Sejarah Islam dan Pemikiran-pemikiran dakwah), Bahasa Arab, Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Keterampilan dan Kerajinan (Keterampilan Komputer, Keterampilan intelektual-yang mampu mengembangkan kemampuan mengaitkan fakta dan informasi dalam berfikir, Olah raga, Menggambar dan Perpustakaan).
Struktur Kurikulum Khilafah untuk Jenjang Kedua (setingkat SMP). Materi Pokok: Tsaqofah Islam (Akidah Islam, al Qur’an, Tafsir, Hadis, Fikih, Sirah Nabi, Fiqhus Shirah, Sejarah Islam dan Pemikiran-pemikiran dakwah), Bahasa Arab, Matematika dan Ilmu Pengetahuan (Konsep- konsep Kimia, Biologi, Fisika dan Geografi), Ilmu Komputer.Keterampilan dan Kerajinan (Olah raga, Menggambar dan Perpustakaan, Keterampilan yang berkaitan dengan pertanian dan industri).
Struktur Kurikulum Khilafah untuk Jenjang Ketiga (setingkat SMA). Untuk SMA akan mendapatkan materi wajib dan materi khusus sesuai dengan jurusannya. Materi wajib untuk seluruh siswa adalah materi pokok dan mata pelajaran keterampilan dan kerajinan: Materi Pokok: Tsaqofah Islam (Akidah Islam, Al Qur’an, Tafsir, Hadis, Fikih, Sirah Nabi, Fiqhus Shirah, Sejarah Islam dan Pemikiran-pemikiran dakwah), Bahasa Arab, Matematika dan Ilmu Pengetahuan (Kimia, Biologi, Fisika dan Geografi), Komputer. Keterampilan dan Kerajinan: Perpustakaan, Keterampilan militer, Keterampilan yang ditetapkan para pakar dalam bidang tersebut sesuai dengan kondisi geografis di daerah masing-masing. Misalnya keterampilan bidang pertanian, industri dll.
Materi untuk jurusan, akan disesuaikan dengan jurusannya. Jurusan-jurusan tersebut adalah Jurusan Tsaqofah; Jurusan Ilmu Pengetahuan dan Sains; Jurusan Teknologi Industri; Jurusan Perdagangan; Jurusan Kerumahtanggaan (khusus wanita).
Out Put Pendidikan Kurikulum 2013
Untuk mencapai tujuan pendidikan tentu harus ada kurikulum yang mampu mengantarkan kepada tujuan. Hal ini tidak terdapat pada kurikulum 2013, justeru materi yang ada adalah materi-materi yang tidak bisa mengantarkan peserta didik untuk mencapai tujuan membentuk Kepribadian Islam. Karena ilmu-ilmu Islam sebagai pembentuk kepribadian tidak termasuk dalam materi ajar. Materi Pembentuk kepribadian Islam yang harus diajarkan kepada peserta didik antara lain: Akidah Islam, B. Arab, Al Qur’an, Tafsir, Hadis, Fikih, Sirah Nabi, Fiqhus Shirah, Sejarah Islam dan Pemikiran-pemikiran dakwah (Abu Yasin, Strategi Pendidikan Daulah Khilafah hal 44).
Kurikulum 2013 akan melahirkan manusia-manusia yang sekuleris, kapitalis dan liberalis, bukan seorang yang berkepribadian Islam (bersyakshiyah Islamiyah). Hal ini bisa ditela’ah dalam kurikulum 2013. Misalnya ada kompetensi inti yang harus dicapai siswa SD dan SMP, yaitu menerima dan menjalankan agama yang dianutnya, begitu juga tingkat SMA, kompetensi inti yaitu menerima, menjalankan dan menghargai agama yang dianutnya. Akan tetapi hal ini bertentangan dengan materi yang diajarkan. Kurikulum 2013 tidak mengajarkan tsaqofah Islam secara utuh (Akidah Islam, B. Arab, Al Qur’an, Tafsir, Hadis, Fikih, Sirah Nabi, Fiqhus Shirah, Sejarah Islam dan Pemikiran-pemikiran dakwah). Memang benar ada mata pelajaran agama Islam yang diajarkan, akan tetapi hanya pada aspek ibadah makdhah (Syahadat, Thaharoh, Shalat, Puasa, Haji, Menuntut ilmu, Akhlak dan makanan halal). Adapun aspek yang lain politik, ekonomi, sosial,pemerintahan dan lainnya dibahas dalam mata pelajaran yang bersumber dari ideologi kapitalis-liberal. Disamping itu kompetensi inti tersebut bertentangan dengan kompetensi dasar. Misalnya kompetensi dasar IPS menjalankan ajaran agama dalam berfikir, berperilaku sebagai penduduk Indonesia yang mempertimbangkan budaya, ekonomi dan politik dalam masyarakat.
Kurikulum 2013 tidak bisa menghasilkan pakar/penemu karena dua hal: Pertama,pelajaran IPA pada pendidikan dasar dan menengah diajarkan sebagai integrative science studies. Seharusnya diajarkan sebagai disiplin ilmu. Sehingga nantinya bisa dikembangkan pada perguruan tinggi sampai derajat pakar/penemu. Kedua, kurikulum 2013 pelajaran IPA berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berfikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab pada lingkungan alam. Seharusnya diajarkan konsep dasar IPA yang berorientasi pada penguasaan konsep dasar sebagai disiplin ilmu yang siap untuk dikembangkan. Karena IPA tidak akan membentuk pola tingkah laku (kepribadian) secara langsung, sehingga tidak tepat pelajaran IPA berorientasi pada pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab pada lingkungan alam.
Disamping itu kurikulum 2013 juga tidak mampu menghasilkan orang-orang yang mampu mengarungi kehidupan ini sebagai pengendali perekonomian bangsa. Karena sistem perekonomian yang diterapkan tetap kapitalis dan dikendalikan para kapitalis global, sehingga out put kurikulum 2013 hanya siap pada tingkat pekerja. Sebagaimana diungkapkan mendikbud pentingnya penerapan kurikulum 2013 yaitu: bonus demografi- jumlah penduduk yang meledak harus bisa terserap pasar. Artinya salah satu tujuan kurikulum 2013 adalah menciptakan buruh-buruh pabrik – pasar tenaga kerja sistem kapitalisme.
Out Put Pendidikan pada Masa Khilafah
Pada saat Pendidikan Islam murni berlandaskan Akidah Islam serta kaum Muslimin masih memiliki kekuasaan yaitu Khilafah Islamiyah, maka kemajuan dunia pendidikan sangat pesat. Pendidikan ini mampu melahirkan Inovator dan pakar misalnya penemu kompas, peta dunia dan jam.
Muncul pula saat itu ulama’ besar yang mencatat sejarah dengan tinta emas, antara lain: (1). Ali asy Syaukani seorang ulama besar, mujtahid dan pakar pendidikan yang telah menulis 348 judul buku. (2). Jabir Ibn Haiyan, Pakar kimia yang menciptakan skala timbangan akurat, mendefinisikan senyawa kimia, dia menulis 200 buku, 80 buku diantaranya di bidang kimia.(3). Imam Bukhari meneliti 300.000 hadits, yang diriwayatkan 1000 orang dan hadits yang dipilih hanya yang shaheh yaitu 7.275. (4). Imam Syafi’i (150 H-204 H) Ahli Fikih, hafal al Qur’an umur 7 tahun, karyanya sangat banyak, salah satu karyanya kitab al Um. (5). Imam Hambali ( 164 H-241 H), ahli Hadits, ahli fikih dan mujtahid, karyanya: Musnad Ahmad Hambali, beliau memeriksa 750.000 hadits dan beliau memilih yang Shaheh 40.000.
Dalam buku Atlas Budaya Islam karangan Ismail R Al Faruqi, Lois Lamya Al Faruqi menyebutkan, pada masa Kekhilafahan Abbasiyah yaitu Khalifah al Makmun, lahir pakar-pakar yang hebat, antara lain: Khawarizmi/Algorizm (W.780), pakar matematika, geografi & astronomi. Dia yang memperbaiki tabel ptolomeus dan menemukan ilmu hitung: Al jabar dan menemukan konsep angka nol (shifr) yang menunjukkan kosong. Dia orang pertama yang menciptakan geografi bumi. Al Khawarizmi juga mengembangkan aritmatika yang menjadi landasan Aritmatika, disebut ”Sekumpulan perintah logis dan runtut-algoritma”–yang tanpa itu dunia komputer dan informatika tidak akan bisa berjalan.
Pada masa Khalifah Al Makmun, beliau membuat observatorium di Baghdad, menyusun”Tabel Makmun yang telah diverifikasi”. Tabel itu sangat berguna untuk menentukan posisi secara tepat melalui penentuan garis lintang dan garis bujur. Posisi-posisi bintang bisa ditentukan secara akurat yang sangat berguna bagi sebuah Kapal yang berlayar.
Ibnu Sina/Avecenna (908-1037M), pakar kedokteran, filsafat, astronomi & matematika. Dia mengungkapkan problem besaran yang tidak terhingga kecil, baik dalam agama, fisika & matematika. Suatu hal yang pada abad 17 mengantarkan Newton & Leibniz pada Infinitesimal dan kemudian membentuk Ilmu Kalkulus. Karyanya Al Qonun fi Al Thibb, menjadi buku rujukan utama bidang kedokteran selama 700 tahun.
Pada masa Bani Umayah, Khalifah Walid bin Abdul Malik (88H/706 M) sudah membangun rumah sakit mental dan rumah sakit fisik; rumah sakit untuk pria dan untuk wanita. Dokter dan mahasiswanya tinggal di rumah sakit, dipandang sebagai dosen dan mahasiswa lainnya sebagai pembantu para dokter yang mengadakan pelayanan masyarakat.
Pada tahun 319 H/931 M, masa Khalifah al Muqtadir di Bagdad terdapat 869 dokter yang mengikuti ujian untuk mendapatkan izin praktek yang diadakan Pemerintah.Sejak saat itu dokter, ahli farmasi, dan rumah sakit diawasi oleh Muhtasib, pejabat yang berwenang untuk mengurus hisbah.
Pada masa kekhilafahan Utsmaniyah yaitu Sultan Muhammad Al Fatih. Ris Beiry, Komandan pasukan laut Khilafah Ustmani, pakar geografi, pioner pembuat peta: membuat peta Benua Amerika secara rinci dan menulis bahwa benua Amerika sudah ditemukan tahun 1465 M & Antartika 27 tahun sebelum Amerika ditemukan oleh Christoper Columbus (1451-1506 M).
Dengan demikian tidak ada jalan lain, agar dunia pendidikan maju dan mampu mengantarkan kejayaan Islam dan kaum muslimin, kecuali menerapkan kurikulum Khilafah dalam bingkai Negara Khilafah Islamiyah. Allahu a’alam.
Jumat, 01 Februari 2013
MY CHEMICAL ROMANCE FALL IN 13
Matahari mulai
muncul dari tempat peraduannya, di ufuk timur itu cahayanya bagaikan emas yang
menyinari alam semesta ini, semirir angin menambah hangatnya suasana pagi. Ku
lihat bayanganya berlari-lari untuk menerima hukuman dari pak muad. Guru
penjaga gerbang sekolah yang paling disiplin. Sosok itu adalah Tifatul Rahman.
Kakak kelas yang sangat perhatihan sama adik kelasnya, wajahnya tampan sehingga
dapat menarik hati jutaan kaum hawa. Saat pemilihan kakak kelas favorit dialah
kakak kelas yang mendapat fans paling banyak karena kebaikan, wibawa dan
kebijaksanaannya.
Saat sekolah
mengadakan agenda acara. Tifatul adalah sosok yang dapat menyulap suasana yang
hening menjadi lebih bersemangat, motivasi-motivasi yang diberikan selalu
mengena jiwa. Mulai detik itu, aku kagum padanya, ternyata selama ini. apa yang
dikatakan teman-temanku… benar,
kakak kelas yang benar-benar disegani oleh adik kelasnya. Tifatul lebih 2 tahun
dariku, dia duduk di SMA kelas 3. Setelah acara itu selesai banyak temen-temen
yang mau mintak fotonya, no hp, no sepatunya dan lain-lain sehingga membuat
hati ini miris melihatnya. Rasanya aku pingin berteriak jangan ganggu kakakku.
Tapi siapalah a…ku ????...
Dia hanya tersenyum ramah menanggapi semua
wanita dengan sikap yang tak mau di foto.
…
Setiap pagi tak
kunjung-kunjungnya banyak gadis-gadis penggoda lalu lalang di kelas XII J. kelas itu tepat berada di samping
kelas ku. Sebuah surat,
coklat, gulali selalu datang setiap pagi dan
kak Tifatul menolaknya dengan lembut dan sederhana agar tak menyakiti
hati para wanita itu. Di kelasku hampir semua mengaguminya. Tapi, yang paling
aktif adalah Rina dan Ika. Mereka berdua tak pernah ketinggalan untuk mencari
berita tentang lelaki pujaannya yaitu Tifatul. Sampai-sampai berani bertaruh bahwa
mereka akan mendapatkan Tifatul.
Mulai dari
makanan, tempat tanggal lahirnya, hobby, cita-citanya, berangkat jam berapa,
sampai di sekolah jam berapa. Semua tak pernah terlewat oleh mereka berdua.
Saat mereka bercerita kepada aku. Aku hanya gigit jari karena melihat betapa
sungguh-sungguhnya mereka ingin mendapatkan Tifatul.
Jam istirahat
pun berdering,……kring….kring…kring…
Dari pojok ke
pojok semuanya keluar kelas. ada yang ingin ke kantin, ke perpus , ke ruang
lababuraturium, ruang computer, duduk-duduk di bawah pohon yang rindang dan
lain-lain. Sedangkan, aku selalu nongkong ke perpustakaan untuk membaca buku.
Mulai dari Novel islami, buku islami, pengetahuan umum selalu ku lahap habis.
Saat itu, tak ku sangka yang duduk di pojok adalah Tifatul. Rasanya hati ini
ingin sekali menghampirinya, minta fotonya tapi apa dayanya a k u ………
Dia sedang
membaca buku islami tentang Pergaulan
antar pria dan wanita.
….
Hari ini adalah
hari yang bahagia karena sinar mentari tersenyum dengan ceria, burung-burung
mendendangkan lagu secara sahut menyahut, tumbuhan-tumbuhan seakan-akan
melambaikan tangannya kepada ku.
Hari ini
adalah hari pembagian rapot semester
pertama. Bunda dan Ayah akan mengambilnya. Hati ini berdegup kencang karena
siapa yang mendapat peringkat umum pertama akan mendapatkan piala penghargaan
murid teladan dari kepala sekolah dan harus naik ke atas podium untuk
memberikan kata singkat atas keberhasilannya.
Acara pun di
mulai. aku duduk di samping bunda dan ayah. Pembawa acaranya tak lain dan tak
bukan adalah Tifatul Rahman. Setelah sambutan demi sambutan terlewati maka
masuklah pada acara puncak, hati ini mlah berdegup dengan kencangnya sekujur
tubuh menggeluarkan keringan dinginnya.
Tak lama
kemudian………..
Tifatul
memanggil nama ananda Faza Kamila, bunda dan Ayah tersentak kaget dan mereka
merasa bahagia karena anaknya mendapat piala penghargaan murid teladan. Pada
saat itu, Tifatul juga memberikan selamat untukku, aku senang dengan perhargaan
yang di berikan sekolah dan senang
mendapatkan ucapan selamat dari kakak kelas yang paling favorit tahun ini.
….
Beberapa
bulan berlalu sikap kakak kelas yang paling di kagumi berubah 1800 ,
semakin pendiam, wajahnya tak memberikan suatu sinar yang ceria, dan jarang
manggung di atas podium. Saat itu, Ika dan Rina juga tak tahu kenapa sang
pujaan hatinya seperti itu, semua telah berubah…….
Tifatul
yang paling di kagumi ternyata luntur, gadis-gadis penggoda mulai sirna. Setiap
pagi, surat ,
coklat, gulali tak sebatang hidung pun lewat di depan kelas ku. Saat itu aku menjadi gadis yang paling
aktif mencari berita mengapa Tifatul
yang paling di kagumi ternyata seperti itu.
Tak
seperti biasanya, aku pulang melewati rumah Tifatul. Aku tanyakan kepada
sahabat Tifatul yaitu kak Azzam kakak kelas yang masih sepupu dengan ku yang
rumahnya berdekatan dengan kak tifatul. Entah tak tahu kenapa aku senekat itu.
Sampai
1 jam, Kak Azzam tak mau menceritakannya, Akhirnya aku putuskan untuk pamit
pulang karena tak menemukan berita yang ku cari dan sudah hampir sore.
Sesampai
di rumah aku langsung menuju ke kamar. Tanpa ku sadari HP ku berdering ternyata
sms dari kak Azzam.
“Adikku, bukan bermaksud hati, kakak seperti
ini. Kakak tak mau adik bersedih hati mendergar berita ini karena kakak tau apa
yang ada dalam hatimu.
Aku
kaget mendengar semua itu. Dalam benakku, aku sungguh kasihan kepada kak kelas
yang paling di kagumi itu. Entah kenapa rasa itu muncul dengan tiba-tiba. Mulut
ku komat-kamit sendiri
Memang
aku siapanya dia ?.... dalam hati ku seperti itu.
Tapi,
aku juga tak dapat mengkhianati hati ini, Aku sungguh kasihan padanya.
Tak
lama kemudian, bunda menghampiriku di dalam kamar. Dan menanyakan “ Ada apa nduk ? kok tak
seperti biasanya. Aku rasanya ingin menangis di dekapnya. Tapi aku sembunyikan
lelehan air mata ini. Dan ku hapus cepat-cepat butiran air mata. Nak, bunda
lebih tahu dari pada kamu. Karena bunda telah mengasuhmu sejak kecil, tahu
sikapmu, marahmu, tangismu, dan rahasia yang tlah engkau sembunyikan.
Saat
itu bunda mendekapku, dan aku menagis sejadi-jadinya. Dan mencerita semua isi
hatiku kepadanya sambil mengulurkan
puisi-puisi indah yang slalu ku tulis.
My chemical Romance fall in 13
andainya cinta dapat kuberi nama
akan ada namanya disana
andainya rindu dapat kutitipkan lewat kuntum bunga
maka tak cukup sejuta bunga membawanya
perihnya rasa merindui
dahsyat menggetarkan di setiap sel
mata pikiran terus terjaga
hati tak jemu melukis senyumnya
bagai ribuan atom meledak tepat di jantung
merapuhkan dan menguatkan dalam satu waktu
bagai terhantam beton
dengan tumbukan lenting sempurna, kontinum nol
berawal tanpa momen dipol
melejit menjadi senyawa polar
tak lagi menjadi asam lemah
menuju ikatan hidrogen
realitas bukan dongeng
miris tapi masih fantastis
takdir hanya milik Ilahi
Sang pereaksi kimia terhebat telah dan selalu menang!!!
kapal sudah tak pernah menurunkan sauh
melanjutkan ekspedisi bersama sang waktu
tak lagi tampak jutaan pisces
tuk mengganti sel-sel yang telah mati
kini, betapa sulitnya membaca kompas kehidupan
tak tahu kemana harus menapak
mengacaukan logika akal
melemahkan sinyal inert
andainya cinta dapat kuberi nama
akan ada namanya disana
andainya rindu dapat kutitipkan lewat kuntum bunga
maka tak cukup sejuta bunga membawanya
perihnya rasa merindui
dahsyat menggetarkan di setiap sel
mata pikiran terus terjaga
hati tak jemu melukis senyumnya
bagai ribuan atom meledak tepat di jantung
merapuhkan dan menguatkan dalam satu waktu
bagai terhantam beton
dengan tumbukan lenting sempurna, kontinum nol
berawal tanpa momen dipol
melejit menjadi senyawa polar
tak lagi menjadi asam lemah
menuju ikatan hidrogen
realitas bukan dongeng
miris tapi masih fantastis
takdir hanya milik Ilahi
Sang pereaksi kimia terhebat telah dan selalu menang!!!
kapal sudah tak pernah menurunkan sauh
melanjutkan ekspedisi bersama sang waktu
tak lagi tampak jutaan pisces
tuk mengganti sel-sel yang telah mati
kini, betapa sulitnya membaca kompas kehidupan
tak tahu kemana harus menapak
mengacaukan logika akal
melemahkan sinyal inert
hatiku tinggal separuh
separuh yang lain telah hancur dalam cinta maya
dan puing hati yang tersisa
buram ternoda
ku berjalan perlahan
tertatih tersaruk terjatuh
kuatkan asa tuk tetap melaju
aku merangkak lututku goyah
darah merembes menetes perih membasahi pori-pori
aku letih, dahaga, kering
ingin membasuh diri di telaga kasihMu
kembali menikmati hangatnya cintaMu
Ya Rabb...
dengan cintaMu
izinkanlah aku mengirim seuntai doa
demi kebahagiaan..sang nakhoda
dengan cintaMu
izinkanlah aku mengirim seuntai doa
demi kebahagiaan..sang nakhoda
Dengan lembut kemudian bunda membelaiku dan bertutur,” Nak,
mencintai seseorang adalah hal yang wajar, itu adalah sebuah naluri setiap
makhluk ciptaan-Nya. Tapi jangan sampai rasa cinta itu tidak kita tempatkan
pada tempatnya. Sehingga, kita dekat dengan murka-Nya bukan mendapat cinta-Nya.
Jika Tifatul memang jodohmu maka tak akan kemana-kemana. Karena Yang Maha Adil
telah mengatur semuanya. Bahwa, jodoh, ajal, dan rezeki semua sudah di atur dan
sudah di tulis dalam kitab lauhul mahfud-Nya. Wahai putriku, Tugas
kamu bukan mencari tahu tentang dirinya, akan tetapi
mensho-lih-kha-kan diriku nak”
Ini
sayang ada sebuah ayat dalam al-qur’an “wanita-wanita yang keji adalah
untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita
yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik
dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). … (TQS.
An-nur : 26)”
Setelah
mendengarkan tutur bunda lelehan air mata sedikit demi sedikit mulai memudar,
aku beristigfar kepada-Nya, betapa bodohnya aku ini karena Sang Pemilik Hidup
ini telah mengatur sedemikian rupa yang
terbaik untuk hamba-hambanya. Lalu ku ambil tetesan air wudhu dan siap-siap
untuk sujud menghadap-Nya. Dalam pengucapan do’a tetesan air mata mengalir
derasnya.
“Ya Allah…..hamba tak berhak berada di surga-Mu
tapi hamba juga tak sanggup berada di neraka-Mu. hamba tak sanggup ya Allah
jika tubuh yang Engkau titipkan ini harus Engkau cabik-cabik dalam neraka-Mu. Mulut,
tangan, kaki ini akan berbicara di hadapan-Mu lantaran dosa-dosa yang banyak.
yang telah hamba lakukan, alangkah malunya wajah ini Ya Allah. Karena hanya 5 kata yaitu C-I-N-T-A
yang membuatku lalai akan adanya Engkau. Ya Allah, maafkanlah aku Ya Allah. Ku
beristigfar kepada-Nya tak henti-henti”.
…..
8 tahun ke depan
setelah aku
lulus kuliah, dan mendapat kerja yang mantap. Bunda menyuruhku untuk segera
menikah, karena sudah 6 kali aku selalu menolak pinangan, lantaran karena masih sekolah, belum mantap
dan tak ingin mengulang lagi masa lalu yang kusam.
Keesokan
harinya…..
Saat bunga-bunga
mulai bermekaran, embun-embun pagi mulai lenyap, matahari mulai muncul dari
tempat peraduannya, burung – burung berkicau riang.
Bunda dan ayah
memanggilku…..,
gimana nduk ada
seorang anak laki-laki yang mau
menikahimu.
Dan
ku jawab dengan riang dan ramah “nanti sajalah,
Yah… kalau sudah memberangkatkan ayah dan bunda naik haji????......
Nduk, ayah tau
perasaanmu. Tapi, alangkan malunya ayah jika menolaknya, karena sudah 6 kali
ayah selalu menolak seorang pemuda yang hendak menikahimu, coba engkau lihat
dulu.
iya
ayahku ? jawabku
yach…gitu
dong, anak ayah???...
…..
Gimana Le.. ?
itu anak bapak, tapi bapak tidak bisa memutuskan karena keputusan itu harus
saya tanyakan dulu pada anak bapak.
Inggih pak,
mboten-mboten napa-napa ?.......(iya pak, tidak apa-apa?)
Dalam hatiku,
aku ingin sekali berteriak keras-keras tolong ayah bilang “i-y-a” pada kak
Tifatul.
….
Tak lama
kemudian ayah menyampaikan kabar itu kepada kak Tifatul bahwa ayah menerimanya.
Dan kak Tifatul bersama anggota keluarganya datang ke rumahku untuk menanyakan
kapan akan berlangsungnya hari yang bahagian itu.
….
detik- detik
kemilaunya tlah memancar, Suara sholawat nabi begitu menggetarkan hati ini,
malaikat-malaikat turun untuk meyaksikan, tiang-tiang arsy tergontang mendengar
ucapan Dr.Tifatul Rahmat mengucapkan ikrarnya, lelesan air mata terpancar pada
bunda, ayah, sanak saudara karena begitu
senang dan bangganya.
Setelah acara
itu selesai……….
alhamdulillah,
janjiku pada ayah dan bunda tertepati. kami naik haji bersama-sama. Lantunan
asma Allah mengantarkan kami menuju rumah-Nya
yang suci yaitu Ka’bah.








